Postingan

Perempuan Indonesia Menjadi Ujung Tombak Kemajuan UMKM Digital Saat Pandemi

Jakarta -  Dalam beberapa tahun terakhir, industri UMKM di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama dalam hal partisipasi para perempuan yang memulai usaha mandiri di berbagai bidang. Menurut information Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018, jumlah UMKM yang dikelola perempuan mencapai 64,5% dari total UMKM yang ada di Indonesia, atau mencapai 37 juta UMKM. Angka ini diyakini terus meningkat, terlebih selama pandemi. Nyatanya, 40% perempuan berusia 25-34 tahun di Indonesia lebih memilih mendirikan perusahaan sendiri daripada bekerja di perusahaan milik orang lain, berdasarkan laporan Ladies Will dari Google. Sementara itu, riset McKinsey memaparkan bahwa UMKM yang dijalankan oleh para perempuan menghasilkan 35% pendapatan melalui shopping, dibandingkan hanya 15% dari offline. Teknologi digital yang semakin canggih memudahkan para pengusaha perempuan yang baru merintis untuk bisa menjangkau pasar nasional - dan bahkan worldwide - dengan biaya rendah dan fle...

Kemenkes Minta Masyarakat Indonesia Tetap Waspada, Mengingat Gelombang Ketiga Covid-19 di Eropa

Jakarta -  Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan gelombang ketiga Covid-19 terjadi di sejumlah negara Eropa. Kondisi itu membuat sebagian besar benua Eropa terpaksa melakukan lockdown. Nadia mengingatkan situasi Covid-19 yang terjadi di Eropa harus menjadi pembelajaran bagi Indonesia. Masyarakat, kata dia, harus menekan mobilitas agar kasus Covid-19 tidak meningkat. "Tentunya kita tidak ingin Indonesia masuk pada kondisi ini. Kewaspadaan kita, kerja sama kita, dukungan dari seluruh masyarakat, kita bekerja sama bahu menekan laju penularan dan mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI, Jumat (30/4). Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan ini menyebut, Indonesia memang belum mengalami lonjakan kasus Covid-19 cukup signifikan. Namun, dalam beberapa hari terakhir ini kasus Covid-19 cenderung meningk...

BMKG Mempekirakan Siklon Surigae Meningkat 24 ke Depan, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Jakarta -  Siklon Tropis Surigae yang saat ini sedang terjadi di perairan Samudera Pasifik sebelah utara Papua Barat diperkirakan mengalami kenaikan intensitas dalam 24 jam ke depan dan terus bergerak mengarah ke barat laut. Sembilan provinsi diminta tingkatkan kesiapsiagaan. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Siklon Tropis Surigae cenderung bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Namun keberadaannya tetap memberikan dampak tidak langsung bagi sejumlah provinsi di Tanah Air. "Menurut prediksi BMKG hingga Sabtu (17/4) pukul 19.00 WIB, posisi siklon tropis tersebut masih akan berada di perairan Samudera Pasifik dan diperkirakan bergerak menuju sebelah utara Maluku Utara, atau pada 11,7 LU dan 129,7 BT, atau sekitar 1.040 kilometer sebelah utara timur laut Tahuna," kata Kepala Pusat Information, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangannya, Sabtu (17/4/2021). Adapun siklon tropis Surigae ini diperkirakan akan ber...